josstoday.com

Google Rilis YouTube Go untuk Negara "Miskin" Internet

YouTube Go juga menyediakan opsi pengunduhan video YouTube untuk resolusi terbatas.

josstoday.com

Mesir Penjarakan Mantan Menteri Karena Korupsi

Pengadilan Mesir pada Kamis menjatuhkan hukuman penjara selama tujuh tahun terhadap mantan menteri irigasi dalam kasus korupsi, menurut laporan kantor berita MENA seperti dikutip Xinhua.

josstoday.com

Dubes Rizal Dorong Dialog ASEAN-Irlandia Tindaklanjuti Kerjasama

Dubes RI untuk Inggris Dr. Rizal Sukma mengusulkan agar ASEAN dan Irlandia membentuk mekanisme dialog sebagai regular channel untuk komunikasi antara kedua pihak guna membahas tindak lanjut kerjasama di berbagai bidang.

josstoday.com

Penyelidikan Ledakan di Rumah Wali Kota Kendari Dilanjutkan Hari Ini

Wakil Kepala Laboratorium Forensik (Labfor) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan, AKBP Kartono, mengatakan penyelidikan atau olah tempat kejadian perkara (TKP) insiden ledakan di kediaman Wali Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Asrun, akan dilanjutkan

josstoday.com

Kapolda Metro Senang FUI Gelar Khataman Pada 112

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan menyambut baik rencana Forum Umat Islam (FUI) menggelar khataman Al Quran pada aksi "112".

josstoday.com

Ini Rumah Dari Ganja

Perusahaan arsitke Tav Group mendirikan sebuah rumah di lereng bukit Desa Ein Hod, Israel.

josstoday.com

Inter Undang Korban Pelecehan Seks

Inter Milan mengundang korban dugaan pelecehan seksual oleh kepolisian Prancis, untuk menonton pertandingan segera setelah kondisinya membaik.

josstoday.com

Lambang Nazi Bermunculan di AS

Lambang Nazi bermunculan di berbagai penjuru Amerika Serikat (AS).

josstoday.com

Golkar Serukan Tolak Angket Penyadapan SBY

Fraksi Partai Golkar DPR RI menyerukan kepada anggotanya untuk menolak hak angket dugaan penyadapan terhadap Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

josstoday.com

Iwan Budianto: Ketua PSSI Itu Tegas dan Suka Guyon

Kepala Staf Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Iwan Budianto tepis isu yang sedang viral saat ini di media sosial, tentang dugaan suap yang dilakukannya kepada wasit ketika masih menjadi CEO Arema Cronus.